Rabu, 19 Maret 2014

Metodoloogi Penelitian (Latar Belakang pada Tugas Akhir yang berjudul ANALISIS INTERFERENSI FREKUENSI SINYAL WI-FI (PROTOKOL IEEE 802.11) TERHADAP FREKUENSI SINYAL ZIGBEE (PROTOKOL IEEE 802.15.4))


1.      Judul
ANALISIS INTERFERENSI FREKUENSI SINYAL WI-FI (PROTOKOL IEEE 802.11) TERHADAP FREKUENSI SINYAL ZIGBEE (PROTOKOL IEEE 802.15.4)

2.      Latar Belakang
Jaringan Nirkabel (Wireless Network) adalah bidang yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/bluetooth) maupun pada jarak yang jauh (memakai satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah. (Wikipedia, 2013)
Wireless LAN / Wi-Fi (Wireless-Fidelity) adalah teknologi LAN yang menggantikan fungsi kabel dengan menggunakan frekuensi dan transmisi radio pada area tertentu sebagai media penghantarnya. Wireless LAN ini menggunakan frekuensi yang sudah digratiskan yaitu pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz.  Wireless LAN menggunakan standard protokol IEEE 802.11 yang merupakan keluarga besar dari LAN IEEE 802.x, yaitu 802.11a (frekuensi 5 GHz), 802.11b (frekuensi 2,4 GHz), 802.11g (frekuensi 2,4GHz), 802.11n (frekuensi 2,4 dan 5 GHz) dan masih terus dikembangkan sampai saat ini. Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang elektromagnetik (radio dan infra merah), sama seperti peralatan-peralatan radio lainnya. Wireless LAN (WLAN) dirancang dengan tujuan agar didapatkan sistem komunikasi data menggunkan radio kecepatan tinggi sesederhana mungkin dan bebas lisensi, sehingga digunakan spectrum frekuensi pita ISM (Industry, Science, and Medical) pada frekuensi 2,4 GHz. Standard Wireless LAN yang paling umum digunakan adalah standard 802.11b yang menggunkan operasi frekuensi band antara 2,4GHz – 2,4835GHz. (Virgono, 2009)
Pada teknologi komunikasi mengalami perkembangan  yang sangat maju dalam beberapa tahun terakhir ini. Beberapa standard yang dibuat untuk memenuhi berbagai keperluan dalam penggunaannya. Salah satu protocol yang banyak digunakan sekarang yaitu dari keluarga IEEE 802.15 yang membahas tentang jaringan terbatas (personal network) dan salah satunya protocol IEEE 802.15.4. Protokol IEEE 802.15.4 merupakan standar protocol komunikasi untuk jaringan terbatas, kecepatan rendah dan konsumsi daya sedikit (low-rate wireless personal area network) (Gutierrez, 2001). Zigbee merupakan protocol komunikasi hasil pengembangan lanjut dari standar IEEE 802.15.4. Zigbee seperti juga Wi-Fi dibentuk dari aliansi beberapa perusahaan yang mengembangkan low-rate wireless personal area network untuk melakukan standarisasi perangkat yang dibuat agar saling berkomunikasi antara yang satu dengan yang lain dengan standar yang sama yaitu Zigbee (Zigbee, 2012). Zigbee ini mempunyai standard protokol IEEE 802.15.4 yang menggunakan operasi frekuensi band antara 2,405GHz – 2,480GHz (Gutierrez, 2006). Pada frekuensi tersebut (Zigbee) hampir sama dengan frekuensi pada standard protokol Wireless LAN/Wi-Fi yang menggunakan operasi frekuensi band antara 2,4GHz – 2,4835GHz (Virgono, 2009).
Artinya standard frekuensi band kedua protocol tersebut mempunyai range frekuensi yang hampir sama. Dengan kata lain, apabila terdapat dua frekuensi yang sama atau kanal yang sama (co-channel) atau kanal yang saling berbekatan (adjacent channel) dalam suatu area coverage, maka akan timbul sebuah interferensi.
Interferensi adalah sinyal pengganggu yang tidak diinginkan dimana frekuensinya berdekatan atau sama dengan sinyal yang diinginkan serta berdaya besar. Interferensi adalah interaksi antar gelombang di dalam suatu daerah. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama dengan 0 derajat, sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180 derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan. Interferensi merupakan salah satu hal yang secara alami muncul dalam penggunaan medium radio. Sehingga apabila tidak dirancang dengan baik, maka akan menimbulkan interferensi terhadap perangkat itu sendiri (inward interference) maupun perangkat lain (outward interference). Setiap channel memiliki rentang channel sebesar 22 MHz atau 0,022 GHz. Ini mengakibatkan signal dari sebuah channel masih akan dirasakan oleh channel lain yang bertetangga. Karena rentang frekuensi yang saling overlapping (menutupi) maka penggunaan channel yang berdekatan akan mengakibatkan gangguan interference. (Virgono, 2009)
Pada tugas akhir sebelumnya yang berjudul “Rancang Bangun dan Analisis Sistem Deteksi Dini Kebakaran Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel” perlu dikembangkan lagi, tugas akhir tersebut membahas tentang bagaimana JSN (Jaringan Sensor Network) dapat mengirimkan sinyal informasi melalui jaringan wireless ketika mendeteksi adanya asap (Aga, 2013). Pada tugas akhir tersebut belum memperhatikan ketika sinyal zigbee mendapatkan sebuah interferensi yang dipengaruhi oleh sinyal Wi-Fi. Melihat hal tersebut, maka dipilih judul tugas akhir “Analisis Interferensi Frekuensi Sinyal WI-FI (Protokol IEEE 802.11) Terhadap Frekuensi Sinyal Zigbee (Protokol IEEE 802.15.4)”, sebagai pengembangan dari tugas akhir sebelumnya.

3.      Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut.
a.       Bagaimana pengaruh interferensi sinyal wifi terhadap sinyal zigbee?
b.      Bagaimana pengaruh interferensi sinyal wifi terhadap sinyal zigbee bila ada obstacle/halangan?
c.       Berapa besar kuat sinyal (dBm) zigbee terhadap jarak wifi ketika terjadi interferensi bila ada obstacle/halangan dan loss/tanpa halangan?

4.      Tujuan
Tugas akhir ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis interferensi sinyal wifi terhadap sinyal zigbee sebagai upaya untuk melengkapi kekurangan dari tugas akhir sebelumnya.

5.      Pembatasan Masalah
Ruang lingkup pembatasan masalah pada tugas akhir ini adalah pengujian berapa pengaruh interferensi dan besar kuat sinyal zigbee terhadap jarak wifi saat ada obstacle/halangan dan saat loss/tanpa halangan sehingga zigbee mengalami penurunan kualitas sinyal dan mempengaruhi kinerja dari zigbee itu sendiri.

Rabu, 05 Maret 2014

Metodelogi Penelitian bagian 1 (Analisis Pengaruh Posisi Baca Meter Air PDAM dengan Menggunakan Handphone Berbasis Android)


1.         1. Permasalahan
Pada era modern ini, perkembangan teknologi internet menjadi salah satu bentuk adanya penggunaan jaringan nirkabel yang bertujuan untuk mempermudah hubungan atau akses data dari komputer satu dengan komputer yang lain walaupun dengan jarak yang sangat jauh. Salah satu tujuan dari penggunaan internet yaitu mempersingkat waktu tanpa memikirkan jarak. Dengan adanya jaringan internet yang menggunakan media transmisi radio (nirkabel), penggunaan jaringan berbasis kabel sudah mulai ditinggalkan karena lebih praktis, efisien, murah dan mudah.
PDAM atau Perusahaan Daerah Air Minum merupakan salah satu unit usaha milik Pemerintah Daerah yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap kecamatan, provinsi, kabupaten, dan kotamadya di seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyedia air bersih yang diawasi dan dimonitor oleh petugas-petugas eksekutif maupun legislatif daerah setempat.
Saat ini, petugas PDAM dalam menginput data meter air masih menggunakan kertas sebagai input data meter dan banyak dari mereka melakukan pekerjaannya tidak sesuai dengan standarisasi yang berlaku, seperti menginput data secara asal, tidak sesuai dengan meter air yang tertera pada meteran air karena petugas yang tidak melihat langsung pada meteran air tersebut, ini merupakan kecurangan yang dilakukan petugas PDAM dan akhirnya menimbulkan kekhawatiran dalam hal pembayaran yang dapat membengkak atau sebaliknya.
Android merupakan smartphone yang sangat popular di era modern ini. Dengan menggunakan android ini dapat membuat aplikasi app yang diinginkan oleh programmer pemula maupun yang sudah mahir. Dengan aplikasi android, dapat memanfaatkan teknologi untuk mempermudah dalam menginput data meter air dan mengganti cara lama yang dilakukan oleh petugas PDAM tersebut.
2.      2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, dapat dirumuskan permasalahan yang terjadi di lapangan sangat mempengaruhi data yang tidak sesuai dengan apa yang tertera pada meteran air PDAM. Oleh karena itu, perlu sebuah solusi agar masalah tersebut dapat dipecahkan yaitu membuat aplikasi yang dirancang secara otomatis dapat mengetahui letak (latitude & longitude) petugas PDAM ketika menginput data.
3.      3. Tujuan
Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah :
Merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pencatatan koordinat air PDAM.
Membangun sistem aplikasi yang ada pada Handphone berbasis Android.
Menghindari kecurangan yang dilakukan oleh petugas PDAM ketika menginput data.
Mempermudah petugas PDAM dalam menginput data meter air.
4.         4. Pembatasan Masalah
Dalam pembuatan tugas akhir ini, malasah yang akan dibahas terbatas pada :
Aplikasi input data meter air PDAM menggunakan Smartphone berbasis Android.
Android difungsikan sebagai GPS yang digunakan untuk melacak sesuatu yang nantinya akan ditanam di aplikasi input data meter air PDAM.
Aplikasi input data meter air PDAM dapat 2 koordinat yaitu koordinat X dan koordinat Y.

sumber : http://aceh.tribunnews.com/2011/10/06/pencatatan-meteran-pdam-tak-beres

Selasa, 02 April 2013

Angry IP Scanner

Selamat malam sobat, pada kesempatan kali ini saya akan mensharing tentang aplikasi yang bernama Angry Ip Scanner. Saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang Angry Ip Scanner dan cara kerjanya.

Angry Ip Scanner adalah merupakan software yang berfungsi untuk mendeteksi, melacak dan memonitoring alamat ip yang sedang aktif di dalam sebuah jaringan komputer. Sebelum sobat menjalankan sebuah aplikasi ini, sobat harus terlebih dulu untuk mengetahui pengertian tentang ip address dan subnet yang digunakan. Dengan aplikasi ini kita dapat memonitoring dan mengertahui alamat ip yang digunakan pc client, hostname, port yang digunakan, MAC address pc client, bahkan situs web yang sedang dilihat oleh pc client dan lain-lain. Software ini mempunyai kapasitas memory yang sangat kecil tetapi banyak feature yang sangat menarik dan perlu untuk dicoba. Software ini tidak berbayar aliss free yang dapat di download di sini.

Protokol UDP (User Datagram Protocol)

1.  Pengertian

UDP adalah protocol yang sangat sederhana dengan overhead yang minimum, jika suatu proses perlu untuk mengirim pesan yang realatif kecil dan tidak terlalu mementingkan  kehandalan, tepat  jika  menggunakan  UDP.  Pengiriman  pesan kecil menggunakan UDP membutuhkan interaksi antara pengirim dan penerima lebih sedikit dibandingkan bila menggunakan TCP atau SCTP.

Berikut merupakan port yang digunakan protokl UDP